Eksim dan Obat Herbalnya

Artikel ini saya copaz dari

http://hidupsehatalami.multiply.com
Oleh : Prof. Hembing Wijayakusuma

Eksim adalah reaksi alergi terhadap kulit, yang ditandai dengan timbulnya warna kemerahan pada kulit. Penyakit eksim ini dalam dunia kedokteran biasanya disebut juga dengan atopic dermatitis. Penyakit eksim ini bila tidak diobati akan mengakibatkan terjadinya pemborokan dan bisa menjalar ke setiap kulit yang belum terinfeksi. Gaya hidup kita ikut berperan penting dalam menyuburkan jamur pada kulit. Faktor luar yang menjadi pemicu utama berjangkitnya penyakit kulit seperti eksim ini adalah alam tropis Indonesia yang sangat panas dan lembab menyuburkan semua penyakit kulit, karena badan kita lebih sering mengeluarkan keringat. Kegemukan, stres, penyakit menahun seperti TBC atau Diabetes Mellitus, dan status sosial ekonomi yang rendah juga dapat menjadi pemicu datangnya penyakit eksim. Eksim lebih sering menyerang pada orang-orang yang berbakat alergi. Penyakit ini cenderung diturunkan dalam keluarga, terutama pada keluarga yang memiliki sejarah alergi terhadap makanan ataupun barang-barang tertentu. Penyakit eksim dapat terjadi pada siapapun, dari balita sampai orang dewasa.

Penyakit eksim dapat timbul karena kulit tidak tahan terhadap zat-zat tertentu seperti kosmetik yang tidak cocok terhadap kulit ataupun bahan-bahan kimia lainnya. Makan-makanan seperti coklat, susu, dan makanan laut seperti udang, kepeting, cumi-cumi dan lain-lain. Pakaian yang tidak menyerap keringat, deterjen, perhiasan imitasi juga dapat menimbulkan eksim.

Gejala atau tanda-tanda penyakit eksim adalah :

Rasa panas dan dingin yang berlebihan pada bagian kulit yang terkena eksim.
Rasa gatal terutama terasa pada malam hari.
Akan tampak lepuhan-lepuhan kecil dan kulit bersisik yang keras pada permukaan kulit yang akan disertai dengan pembengkakan.
Eksim akan sangat cepat sekali penularannya kepada kulit yang lain.
Eksim dapat dibedakan menjadi 2 yaitu eksim kering dan eksim basah. Eksim kering akan tampak pada kulitnya kering, bersisik, kemerah-merahan, kadang-kadang bengkak, dan terasa gatal. Sedangkan pada eksim basah kulitnya akan tampak merah, bengkak, melepuh, dan basah, timbul bintil-bintil yang mengandung air atau nanah yang menimbulkan rasa gatal.

Daerah-daerah yang sering terjangkit penyakit eksim adalah : pada sela-sela jari tangan atau kaki, dan daerah-daerah lipatan tubuh, seperti sela paha, belakang lutut, pergelangan tangan, dan daerah sekitar leher. Penyakit eksim sering terjadi secara berulang-ulang atau kambuh, oleh karena itu harus diperhatikan untuk menghindari hal-hal atau bahan-bahan yang dapat menimbulkan alegi (alergen).

Hal-hal yang harus diperhatikan oleh para penderita penyakit eksim adalah :

=> Jangan terlalu sering mandi (karena kalau terlalu sering basah maka akan susah keringnya) atau bila perlu di lap saja.
Bila akan mandi gunakan air hangat-hangat kuku (jangan terlalu panas).
=> Hindari pengunaan sabun pada daerah yang terserang eksim karena bila daerang yang terserang eksim terkena sabun maka akan teriritasi.
=> Hindari kontak dengan kain atau selimut yang terbuat dengan wol, pakailah pakaian yang bersih, tidak ketat dan meyerap keringat.
=> Bila eksimnya dikarenakan alergi terhadap makanan tertentu, maka hindari makanan tersebut.
=> Jangan menggunakan sabun atau deterjen yang keras.
=> Hindari penggunaan zat-zat kimia seperti kosmetik dan obat-obatan yang terlalu keras terhadap kulit.
=> Jaga keseimbangan berat badan, orang yang mempunyai berat badan lebih, apalagi sangat gemuk lebih banyak berkeringat dan mempunyai gesekan pada lipatan kulit yang memicu jamur kulit.
Dan yang paling penting jangan menggaruk. Menggaruk eksim hanya akan memperburuk keadaan, karena kulit akan terinfeksi oleh bakteri-bakteri yang ada di dalam kuku, dan bila lukanya sudah mengering maka warna kulit akan tampak berbeda. Sebaiknya guntinglah kuku pada orang yang mempunyai penyakit eksim agar luka tidak terinfeksi oleh kuman.

Beberapa tumbuhan obat yang dapat digunakan untuk penyakit ekzim antara lain :

Sambiloto (Andrographis paniculata Nees.)

Efek : sebagai antiradang, menghilangkan bengkak, mengurangi rasa sakit, penawar racun, dan lain-lain.

Ketepeng Cina (Cassia alata L.)
Efek : menghilangkan gatal-gatal, insecticidal, sebagai obat kulit yang disebabkan oleh parasit kulit, dan lain-lain.

Temu Lawak (Curcuma xanthorrhiza)
Efek : sebagai antiradang, antibakteri, meredakan rasa sakit (analgetik), dan lain-lain.

Kunyit (Curcuma longa L.)
Efek : sebagai antiradang , antibakteri, melancarkan sirkulasi darah, dan lain-lain.
Berikut ini contoh beberapa resep untuk pengobatan ekzim :

Resep 1. (pemakaian dalam)

30 gram temu lawak (dipotong-potong) + 10 gram sambiloto kering + gula aren secukupnya, dicuci bersih lalu direbus dengan 500 cc air hingga tersisa 200 cc, disaring, airnya diminum.

Resep 2. (pemakaian luar)

Daun ketepeng cina secukupnya dicuci bersih dan dihaluskan, tambahkan 1 sendok teh air kapur sirih dan 1 sendok makan minyak kelapa, dipanaskan sebentar, setelah hangat dioleskan pada bagian yang terkena eksim.

Resep 3 . (pemakaian luar)
Kunyit yang tua secukupnya dicuci bersih dan diparut, tambahkan 1 sendok air kapur sirih dan perasan 1 buah air jeruk nipis, diaduk sampai merata, lalu adonan tadi dioleskan pada bagian kulit yang terkena eksim.

Resep 4 . (pemakaian luar)
Sambiloto segar dicuci dan dihaluskan, tambahkan sedikit serbuk belerang, diaduk rata, lalu dioleskan pada bagian tubuh yang terkena eksim.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s